Apa Arti Karat Dalam Emas

✨ Apa Arti Karat Dalam Emas ✨

Karat merupakan istilah yang tidak asing untuk orang yang sudah bertransaksi emas. Untuk orang awam “karat” bisa menjadi arti yang berbeda. Bisa saja mereka berfikir kalau emas akan berkarat sama seperti besi. Tentunya “karat” pada emas tidak memiliki arti yang sama dengan “karatan” yang terjadi pada besi.

Karat adalah jumlah persentase atau kadar emas murni yang terkandung dalam suatu logam. Salah satu sifat asli logam ini adalah lunak, mudah bengkok, dan mudah dipatahkan. Sehingga, pengrajin emas kesulitan untuk membentuk emas murni yang kuat dan memiliki durabilitias tinggi. Karena itu, emas murni harus dicampur dengan logam lain, seperti perak, tembaga, dan lain sebagainya. Tujuannya untuk membuat produk emas lebih kuat dan tahan lama.

Standar karat digunakan untuk menjadi indikator kemurnian emas yang terkandung dalam suatu produk emas. Setiap karat menunjukkan 1/24 dari keseluruhan. Jadi jika sepotong perhiasan terbuat dari logam yang terdiri dari 18 bagian emas dan 6 bagian tembaga, itu adalah emas 18 karat. Semakin tinggi kadar kemurnian emas maka semakin lunak, tentu bukan lunak dalam pengertian empuk atau lembek. Lunak yang dimaksud adalah tak kuat menahan adanya tambahan detail yang diberikan. Logam kuning dan ini juga mudah berubah bentuk jika terkena panas.

Secara umum, produk emas yang memiliki karat di bawah 23 adalah perhiasan, yang memang sudah tentu harus dicampur dengan logam lain agar tidak mudah rusak. Sementara emas yang 24 karat sangat jarang atau bahkan tidak pernah dibuat menjadi perhiasan. Emas dengan 24 karat biasanya merupakan produk emas batangan yang memang hanya cukup disimpan sebagai simpanan kekayaan atau investasi, dan bukan untuk “dipakai”.

Jadi sudah tahukan arti “karat” dalam emas ? Share dikomentar ya jika ada tambahan lainnya.

Facebook
WhatsApp
Twitter
LinkedIn
Pinterest

Update Informasi Sekolah Hanya Dalam Genggaman.

Enable Notifications OK No thanks